JOGJABROADCAST-Sleman -PABSI Perkumpulan angkat besi seluruh DIY kembali menggelar kejuaraan pelajar angkat besi SE DIY Kegiatan yang berlangsung di sekretariat PABSI DIY di Sleman ini kegiatan yang mengusung tema Satriya Tanding Luhur Lestari Bumi berlangsung pada Jum'at dan Sabtu 3 sampai 4 April 2026
Kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh para pelajar di empat kabupaten dan kota se DIY
Dalam sambutan pembukaannya ketua PABSI DIY Muslimatun mengemukakan bahwa pencarian bibit atlet yang baik memang harus dilakukan sejak dini
Kejuaraan ini sekaligus untuk melihat kemampuan serta potensi yang ada di DIY terutama untuk cabang olah raga angkat besi Sehingga program pembinaan atlet akan menjadi lebih terarah ,ujar Muslimatun kepada awak media di sela sela acara
.Muslimatun yang juga anggota DPRD DIY ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam meningkatkan kemajuan olahraga angkat besi di DIY
Seperti di ketahui bahwa cabang olahraga angkat besi merupakan cabang olahraga yang masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan dalam olimpiade internasional oleh karena peluang untuk maju sampai pada tingkat internasional menjadi semakin terbuka ,tambahnya lagi
Dan dari beberapa pantauan yang ada bahwa untuk cabang olahraga angkat besi ini DIY memiliki potensi yang cukup baik
Hanya tinggal kita bagaimana mengembangkan dan meningkatkan cabang olahraga ini ujar Muslimatun lagi.
Muslimatun yang baru saja terpilih untuk menahkodai cabang olahraga ini mengaku sudah mengantongi restu dari keluarga inti guna menjalankan misi menjadi ketua PABSI DIY
Semua anggota keluarga sudah mendukung saya untuk memimpin PABSI DIY Jadi insyaallah saya menjadi semakin mantap dalam menahkodai PBSI DIY Tetapi juga harus didukung kekompakan para pengurus sehingga bisa menjadi kekuatan utama salam memajukan olahraga angkat besi di DIY pungkasnya
Dari hasil Popda angkat besi DIY 2026 Keluar sebagai juara Umum Kabupaten Bantul dengan mengantongi 4 medal emas 4 Perak serta 4 Perunggu . disusul Sleman dengan 2 emas dan 2 Perak kemudian kota Jogja dengan 1 emas 1 perak dan 1 perunggu , dan berikutnya kabupatan GUnung Kidul serta Kulonprogo dengan masing masing 1 perunggu. (dwi)